Ssup! sekarang setelah kita sudah membuat proyek, saatnya memahami perihal Routing di Laravel!

Routing adalah jembatan antara URL dan aksi di aplikasi kamu.
Dengan routing, kamu bisa mengatur apa yang harus dilakukan saat pengguna membuka sebuah URL di browser.

Contoh: Saat user membuka http://localhost:8000/about, kamu bisa atur Laravel untuk menampilkan halaman “About”.

  • Lokasi file Routing di Laravel

File ini digunakan untuk routing web (yang pakai browser).
Kalau routing untuk API, digunakan file routes/api.php.

  • Contoh Routing sederhana:
Misalnya kita mau saat orang buka /halomuncul tulisan "Halo Dunia!", kita buat di file routes/web.php:


Artinya:
  • Route::get artinya untuk permintaan GET (saat user buka link).
  • /halo adalah URL yang dituju.
  • function() { ... } berisi aksi yang dijalankan, dalam hal ini mengembalikan teks.

  • Kamu bisa buat banyak Routing

Kesimpulan
Routing adalah bagian paling dasar dan penting dalam Laravel.

Dengan routing, kamu bisa:
  • Menentukan halaman mana yang dibuka user
  • Menampilkan view
  • Menghubungkan ke controller
  • Mengatur parameter di URL.
Gampangnya:
Routing itu seperti peta jalan. Kalau orang lewat jalan A, Laravel akan kasih pemandangan A.